AG-user

Ibadah Haji 2019

3 in 1 di Haramain

Sabtu, 3 Agustus 2019 15:18
3 in 1 di Haramain
AG-User (Dr. H. A. Muhammad Akmal, S. Ag, MHI)

Kegiatan tahsin bacaan Al-Qur'an di salah satu bagian Masjid Nabawi selepas waktu shalat, Jum'at (02/08/19).

Doa yang senantiasa dilantunkan oleh seorang muslim agar dapat mengunjungi 2 tanah suci, Makkah dan Madinah, Allaahummar ruqniy ziyaaratal haramain (Ya Allah, anugerahkan rezki kepadaku untuk mengunjungi 2 tanah haram/tanah suci)

Bahwa jemaah haji Indonesia, baik reguler maupun jemaah haji plus (PIHK), diprogramkan berada  di Madinah, 8 sampai 9 hari. Hikmahnya, untuk melatih diri melaksanakan shalat berjamaaah di Masjid Nabawi.

Dipahami berdasarkan makna hadis Rasulullah SAW, bhw shalat Satu kali di Masjid Nabawi, berbanding seribu kali shalat di luarnya, selain Masjidil Haram (Makkah, pahalanya, berbanding seratus ribu selainnya). Alhamdulilah, bagi jemaah haji yang mampu dan sehat melaksanakan shalat Arbaiin, shalat jamaah 40 kali waktu.

Hal ini juga dapat dipahami dari makna Hadis Rasulullah SAW, bahwa siapa yang mampu menjaga shalat Arbaiin, maka akan dibebaskan dari sifat munafik.

Selain hal tersebut, ada hal yang terkadang dilalaikan jemaah haji, adalah Three in One, padahal pahala dan kebaikannya, sangat optimal. Three in one, adalah melaksanakan tiga amalan dalam satu paket. 

Paket 1, shalat Magrib berjamaah, tetap di masjid beribadah dan shalat isya berjamaah. Pahalanya, beribadah dan menunggu waktu masuk shalat Isya, sama seperti melaksanakan satu shalat fardlu, berdasarkan hadits Rasulullah SAW.

Paket 2, shalat subuh berjamaah, tetap di masjid beribadah dan shalat sunnat isyraq/dluha. Kebaikannya, mendapatkan pahala haji dan umrah secara sempurna, berdarkan hadits Rasulullah SAW.

Di Masjid Haram Makkah dan Masjid Haram Madinah (Nabawi), kami saksikan dan ikuti, aktivitas ibadah di masjid haramain terkait dengan three in one, tersebut, sejak kami tiba di tanah suci, pertengahan juli ini.

Di antara kegiatan pengisi antar waktu shalat berupa;

1. Adanya ta'lim/kajian agama dan bahas kitab, setelah shalat Magrib dan setelah shalat subuh, yang dibawakan oleh ulama yang direkomendasikan oleh negara.

2. Adanya pembelajaran membaca Al-Qur:an dengan baik (Tajwid), juga dari ustadz/Qaari' yang kompeten. 

3. Inisiatif jamaah haji untuk menunggu waktu shalat dengan ibadah thawaf di Ka'bah, shalat sunnah di raudhah, i'tikaf, mengaji, berdzikir, diskusi dan silaturrahim.

Three in One, inilah yang perlu dioptimalkan dan dibudayakan oleh jemaah haji Indonesia, untuk melatih kedisiplinan, kebersamaan, menambah ilmu dan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Rangkaian ibadah sunnah inilah, salah satu pintu menuju haji yang mabrur, yang tiada balasannya kecuali surga dengan segala. Kenikmatannya. 

Dr. H. A. Muhammad Akmal, S. Ag, MHI

Dr. H. A. Muhammad Akmal, S. Ag, MHI

Dosen UIN Alauddin Makassar DPK UIM
Tags: Ibadah Haji 2019 Haji 2019
Baca Juga:
Komentar