Nasihat Ridha Ambo Dalle (4)

Anregurutta Ambo Dalle Jago Bisnis, Hasilnya Bikin Heran

Kamis, 2 Juli 2020 16:56
Anregurutta Ambo Dalle Jago Bisnis, Hasilnya Bikin Heran
ist

Anregurutta KH Abdurrahman Ambo Dalle (1900-1996)

Alagraph.com, Makassar – Anregurutta Abdurrahman Ambo Dalle atau AGH Ambo Dalle (1900-1996) punya cara berbisnis yang unik. Anaknya, Rasyid Ridha Ambo Dalle, heran melihat rumus bisnis sang pendiri Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI). Ada apa gerangan?

Ridha Dalle, sapaan Rasyid Ridha Ambo Dalle, bercerita bahwa ayahnya punya banyak bisnis di balik kesibukannya sebagai ulama pemimpin DDI. Di samping itu, Gurutta Ambo Dalle dikenal produktif menulis kitab, penasihat Majelis Ulama Indonesia (MUI), penasihat pemerintah, dan pernah jadi anggota MPR RI. Gairah Gurutta terbaca sejak masih kanak-kanak, usia tujuh tahun sudah hafal Alquran.

“Gurutta tidak pernah ketinggalan berbisnis,” kata Ridha Dalle saat berbincang pengurus Abrad Makassar di rumah peninggalan almarhum AGH Ambo Dalle, lingkungan Pondok Pesantren Manahilil Ulum DDI Kaballangang, Duampanua, Pinrang, Sabtu (27/6/20).

Rasyid Ridha Ambo Dalle (kanan, baju putih) saat menerima kunjungan pengurus Abrad Makassar di kediamannya, lingkungan Pondok Pesantren Manahilil Ulum DDI Kaballangang, Jl Poros Pinrang-Polman Km 15, Duampanua, Pinrang, Sabtu (27/6/20).

Pengurus Abrad yang hadir ke kediaman Ridha Dalle tersebut, yakni, Muhammad Azwar Kamaruddin, Jayadi Amir, A Taufiq Eka Putra, Abdul Rahman Zain, Muhammad Adlan, Samsidar Jamaluddin, dan Ilham M.

AGH Ambo Dalle punya usaha rumah bersalin, usaha percetakan, usaha dagang, pertanian, dan peternakan sapi. 

“Gurutta punya banyak bisnis, tetapi beliau tidak pernah ambil hasil usahanya,” ujar Ridha Dalle, pimpinan DDI Kaballangang sejak 2017 hingga sekarang. 

Menurut Ridha Dalle, hasil usaha AGH Ambo Dalle diperuntukkan karyawan, orang-orang dekatnya, santri, dan kebutuhan pondok pesantren DDI serta untuk orang yang membutuhkan.

“Selalu ada usahanya yang menunjang, tapi tidak pernah ambil hasilnya, hanya santri-santrinya yang ambil, sahabat-sahabatnya atau orang dekatnya, jadi tidak pernah Gurutta ambil uang hasil usahanya.”

Lalu dari mana sumber nafkah AGH Ambo Dalle? “Itu kami sering bingung, Gurutta [juga] tidak pernah terima gaji. Anak-anaknya pun tak menunggu,” ujar Ridha.

AGH Ambo Dalle juga diakui tak pernah mencicipi uang dari semua lembaga pendidikan atau pondok pesantren yang pernah dia asuh, mulai dari DDI Mangkoso, DDI Ujung Lare, sampai DDI Kaballangang.

“Tidak pernah ambil uang pondok (pesantren DDI), silakan ditelusuri, tidak pernah beliau ambil uang pondok … tapi selalu saja ada orang yang bawakan apa-apa yang dibutuhkan. Jadi tidak pernah (ambil uang pondok), bisa telusuri,” tutur Ridha Dalle. 

Sampai detik ini, Ridha Dalle masih terheran-heran cara ayahnya menafkahi keluarga dan DDI. Situasi itu pun membuat anak-anak AGH Ambo Dalle-Hj Marhawa cepat beradaptasi untuk hidup mandiri. Ridha Dalle sendiri mahir berwirausaha sebelum kembali mengabdi ke DDI Kaballangang. 

“Kita tidak tahu bagaimana caranya hidup. Jadi memang Gurutta itu penuh keyakinan dalam berusaha dan kemudian berserah diri kepada Allah Swt,” katanya.

Baca juga: Makanan Selera AGH Ambo Dalle

Baca juga: Kata Putra AGH Ambo Dalle untuk DDI Abrad

Baca juga: AGH Ambo Dalle Gemar Makan Bersama

Baca juga: Imam Besar Al-Markaz Sebut Abrad Bisa Jadi Center of DDI

Ridha Dalle mengakui, dengan kecamata Islam, banyak hikmah ayahnya gemar berbagi. Di antanya, terbebas dari keserakahan, ketamakan, kasih sayang sosial tinggi, dan hati merasa berkecukupan serta manfaat lainnya. 

“Pernah dibonceng motor ke Ujungpandang (Makassar), kehabisan bahan bakar di jalan. Di situ terlihat, selalu saja ada orang yang mau membantu. Masyarakat cepat kenal Gurutta, ‘begitu lihat, oh Gurutta, saya bayarkan, saya kasi ini,’ padahal kan baru ketemu, mudah sekali orang mau bantu Gurutta.” 

Ya, kasatmata, hasil usaha AGH Ambo Dalle untuk orang lain. Intinya, manusia wajib berusaha. Soal hasil, rezeki, bukan manusia penentunya.

“Alhamdulillah, berberkah, rata-rata orang dekatnya (yang pernah menerima hasil usaha Gurutta Ambo Dalle) itu berhasil,” ucap Ridha Dalle.

Rasyid Ridha Ambo Dalle menerima kunjungan pengurus Abrad Makassar di kediamannya, lingkungan Pondok Pesantren Manahilil Ulum DDI Kaballangang, Jl Poros Pinrang-Polman Km 15, Duampanua, Pinrang, Sabtu (27/6/20).

Gaul. Sisi lain kepribadian AGH Ambo Dalle yang patut jadi pelajaran. Ridha Ambo Dalle menceritakan sikap gaul Gurutta Ambo Dalle kepada Abrad Makassar. Simak artikel Alagraph berikutnya. 

Editor: Ilham Mangenre
Sumber: Alagraph

Tags: AGH Ambo Dalle Rasyid Ridha Ambo Dalle DDI Mangkoso Abrad
Baca Juga:
Komentar