Kekerasan Jurnalis

BAP Jurnalis Korban Polisi di Reskrimum Polda Sulsel Lelet

Senin, 30 September 2019 20:38
  • BAP Jurnalis Korban Polisi di Reskrimum Polda Sulsel Lelet
    LBH Pers Makassar

    Tim advokasi hukum kekerasan jurnalis dari Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) Makassar, resmi melayangkan laporan ke Polda Sulsel, Kamis (26/9/2019).

  • BAP Jurnalis Korban Polisi di Reskrimum Polda Sulsel Lelet
    ist

    Kuasa hukum jurnalis korban kekerasan: Abdul Kadir Wokanubun (baju putih,(tengah) didampingi Hamka dua kiri) dan Fajriani Langgeng (tiga kiri) menyerahkan bukti-bukti di ruangan Propam Polda Sulsel, Makassar, Senin (30/9/19). Foto tim/istimewa.

  • BAP Jurnalis Korban Polisi di Reskrimum Polda Sulsel Lelet
    ist

    Kuasa hukum jurnalis korban kekerasan: Abdul Kadir Wokanubun (baju putih,(tengah) didampingi Hamka dua kiri) dan Fajriani Langgeng (tiga kiri) menyerahkan bukti-bukti di ruangan Propam Polda Sulsel, Makassar, Senin (30/9/19). Foto tim/istimewa.

Laporan: Amy Rahmi Djafar

Alagraph.com, Makassar - Tim advokasi bantuan hukum kekerasan jurnalis menyesalkam lambannya penanganan kasus kekerasan yang menimpa tiga jurnalis, di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel.

Salah satu tim hukum korban, Fajriani Langgeng, mengatakan, laporan pidana personel Polri yang disebut sebagai pelaku kekerasan sudah dilaporkan pada Kamis (26/9/2019), namun hingga Senin (30/9/19) sore pihak Reskrimum mengakui baru menerima disposisi laporan.

"Harusnya juga sudah masuk dalam tahap BAP (Berita Acara Pemeriksaan) untuk tiga koban. Apalagi untuk laporan disiplin dan etik polisi di Propam sudah masuk di BAP hari ini," kata Fajri usai menelusuri laporan di Ditreskrimum Polda, Senin (30/9/2019).

Anggota tim hukum lainnya, Firmansyah, mengatakan, informasi yang ia terima dari penyidik, baru akan dilakukan pemeriksaan korban pekan ini. 

Muhammad Darwin Fathir jurnalis ANTARA, Saiful jurnalis inikata.com (Sultra) dan Isak Pasabuan jurnalis Makassar Today adalah tiga korban penganiayaan yang dilakukan oknum polisi.

Ketiganya diperiksa Propam selama lebih dua jam. 

Baca juga: Propam Berjam-jam Periksa 3 Jurnalis Makassar Korban Kekerasan

Para korban dihajar luka oleh polisi saat meliput aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sulsel, Selasa (24/9/2019). Aksi mahasiswa UU KPK, revisi KUHP, dan RUU pertanahanan.

Baca juga: LBH Pers Resmi Laporkan Polisi Pengeroyok Wartawan ke Polda Sulsel

Editor: Ass. Editor 07
Sumber: LBH Pers Makassar

Tags: Propam Polda Sulsel LBH Pers Makassar Abdul Kadir Wokanubun Fajriani Langgeng Darwin Fathir
Komentar