Alagraph 360

Suasana 360 di Makam Ulama Lintas Benua Syekh Yusuf

Jumat, 16 Maret 2018 22:32
Suasana 360 di Makam Ulama Lintas Benua Syekh Yusuf
Widya/Alagraph.com

Suasana 360 makam ulama lintas benua Syekh Yusuf, Gowa, Jumat (26/3/2018). (Alagraph/Widya)

Alagraph.com, GowaMakam ulama lintas benua Syekh Yusuf dan istri, I Sitti Daeng Ni'sanga Binti I Mangnga'rangi Daeng Manrabia, diabadikan kamera 360 derajat reporter Alagraph, Jumat (16/3/2018) Pukul 14.33 Wita.

Makam Syekh Jusuf Bin Khaiedeir berada di kubah Jl Syekh Yusuf Lakiung No.99, Kelurahan Katangka Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Reporter Alagraph ditemani penjaga makam, Mujiburrahman Bin Abdul Jalil (43) saat merekam kondisi terkini makam Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makassari Al-Bantani.


Makam ini kerap dipadati peziarah, hingga wisatawan mancanegara.

Syekh Yusuf lahir di Gowa tanggal 3 Juli 1534. Dia pahlawan nasional.

Keppres No. 071/TK/1995, Tgl. 7 Agustus 1995 catatan anugerah kepahlawanan Syekh Yusuf, diterbitkan masa Presiden Soeharto.

Syekh Yusuf Allahu yarham (72) meninggal di Cape Town, Afrika Selatan, 23 Mei 1628.

Ulama bergelar Tuanta Salamaka ri Gowa tersebut sudah menaruh dedikasi besar di Afrika Selatan, bahkan muslim dunia.

Baca juga: Digitalisasi Arsip Budaya, Pemerintah Bermitra dengan Jepang

Tokoh heroik Nelson Rolihlahla Mandela (mantan presiden Afrika Selatan) mengakui Syekh Yusuf keluarga. Nelson Mandela juga pernah menyatakan: Syekh Yusuf putra terbaik Afrika.

Menurut berbagai sumber, almarhum dikebumikan di tanah kelahiran atas permintaan raja Gowa, April 1705.

Amatan Alagraph, kondisi makam ulama yang diasingkan ke Srilanka tahun 1684 itu bersih terawat. Demikian kompleks makam secara keseluruhan.

Tak hanya fisik makam, ulama Sulsel khususnya, hingga saat ini juga merawat memori Syekh Yusuf lewat berbagai jamaah tarekat. Salah satunya, Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassary.

Syekh Sayyid Habib A Rahim Assegaf Puang Makka, sebagai mursyid Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassar. (*)

Penulis: Sriwidiah Rosalina Bst
Editor: Ilham Mangenre
Sumber: Alagraph

Tags: Syekh Yusuf Gowa Afrika Selatan
Baca Juga:
Komentar