Wawancara Khusus Alagraph

Cerita Alagraph Bersama Ketua Dewan Pers

Sabtu, 14 April 2018 22:48
Cerita Alagraph Bersama Ketua Dewan Pers
Sriwidiah Rosalina Bst/Alagraph

Wawancara khusus wartawan Alagraph, Sriwidiah Rosalina Bst (Widya) kepada Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo, Sabtu (14/4/2018). Wawancara sambil mengobrol selama kurang lebih 30 menit, dalam perjalanan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Mandai (Kabupaten Maros).

Laporan Wartawan Alagraph, Widya

Alagraph.com, Makassar – Kelakar dan tawa mengawali wawancara khusus wartawan Alagraph, Sriwidiah Rosalina Bst (Widya) kepada Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo, Sabtu (14/4/2018).

Wawancara sambil mengobrol selama kurang lebih 30 menit, dalam perjalanan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Mandai (Kabupaten Maros).

Widya dan Yosep berangkat dari lokasi Diklat Dasar Jurnalistik ke-43 PK Identitas Unhas, kampus STIE Amkop, Jl Meranti, Panakkukang, Kota Makassar.

Mereka mengendarai mobil Toyota Rush putih milik Guru Besar Fakultas Hukum Unhas, Prof Syamsuddin Muhammad Noor atau SM Noor.

SM Noor yang juga senior Widya di PK Identitas turut mengantar Yosep ke bandara.

Putra SM Noor, Nur Hidayat, yang akrab disapa Yayang, sebagai pengemudi.

Widya duduk di jok, tepat depan Yosep yang duduk di tengah, bersanding SM Noor.

Selama wawancara, Widya memutar posisi duduknya ke belakang, menghadap ke Yosep.

Ya, Widya seolah memeluk jok mobil, sambil kedua tangan memegang smartphone, merekam Yosep.

Selepas gerbang STIE Amkop, Widya mengenalkan diri sebagai wartawan Alagraph, juga mantan pengurus PK Identitas.

“Oh iya, iya, boleh, silakan,” kata Yosep senyum-senyum.

“Wah ini harus bayar ini, ketua dewan pers masuk (media) online ini, mahal ini,” SM Noor berkelakar, disambut tawa Yosep.

Tentang media pers di era digital, pertanyaan pertama Widya kepada Yosep (lihat video rekaman wawancara Alagraph).

Video Wawancara Khusus Alagraph dengan Ketua Dewan Pers


“Waktu Saya Habis di Jalan”

Ketua Dewan Pers tidak sampai seharian di Kota Makassar.

Pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) itu tiba di Bandara Makassar dari Jakarta Sabtu pagi.

Siangnya, kembali bandara yang sama.

Mantan wakil ketua Komnas HAM tersebut pembicara diklat PK Identitas selama kurang lebih sejam.

Materi Kode Etik Jurnalistik dan Kompetensi Wartawan.

Tokoh pers Sulsel, M Dahlan Abubakar, sebagai moderator. Dahlan mantan kepala bagian Humas Unhas.

Fasilitator diklat adalah jurnalis senior, Upi Asmaradhana.

Diklat diikuti 45 perseta. Mereka datang berbagai kalangan di Kota Makassar. Mayoritas mahasiswa.

"Saya cuma sampai jam 11 di sini, karena masih ada kegiatan lain di Jakarta," kata Yosep ketika memulai materinya.

Yosep harus kembali ke Jakarta pukul 12.00 Wita. Di Jakarta, ia punya jadwal pertemuan.

Alasan inilah Alagraph tak memilih wawancara secara door stop, selepas Yosep pembicara.

Hitung-hitung, jarak dari Amkop ke bandara cukup panjang sambil santai di mobil.

Sepanjang jalan, ketua Dewan Pers lebih banyak menjawab pertanyaan Alagraph, sesekali SM Noor terlibat mengobrol.

Cerita Yosep tentang rutinitasnya yang supersibuk, melengkapi informasi wawancara Alagraph.

Sibuk dan sendirian memenuhi rutinitas sebagai pucuk pimpinan Dewan Pers.

Ke Makassar pun sendiri? "Saya sendiri, udah biasa kok," kata Yosep kepada Alagraph.

Dekat-dekat ini, agenda padat menanti Direktur School for Broadcast Media (SBM).

“Kunjungan ke Afrika, Manado lalu ke Amerika,” katanya.

Khusus kunjungan ke Afrika nantinya, Yosep tak sendirian, ada enam rekannya. Selebihnya jalan sendiri.

“Waktu saya hampir habis di jalan, di pesawat,” ujarnya saat mobil mulai menanjak underpass (Simpang Lima) Bandara Hasanuddin.

Jarak tempuh sudah menghampiri bibir terminal keberangkatan.

Namun, kami kemudian terhenti. Kendaraan penumpang antre ke teras terminal.

Di sinilah Yosep terlihat memang sibuk keburu waktu.

“Saya turun di sini aja ya, ndak apa-apa,” kata Yosep seraya berterima kasih ke kami, lalu pamit.

Ia kemudian bergegas melangkah menuju terminal. SM Noor hanya bisa melambai, tak sempat menemani.

Sebelum wawancara khusus dan obrolan usai, Yosep memberikan kartu nama kepada Alagraph, pula untuk SM Noor.

Terima kasih ketua Dewan Pers. (Widya/Alagraph)

Baca juga: Peserta Diklat Jurnalistik Identitas Dibekali Tips Produktif di Blog

Baca juga: Ketua Dewan Pers Pemateri Diklat Jurnalistik PK Identitas Unhas

Penulis: Sriwidiah Rosalina Bst
Editor: Ilham Mangenre
Sumber: Alagraph

Tags: Alagraph Dewan Pers Unhas Yosep Stanley Adi Prasetyo PK Identitas M Dahlan Abubakar SM Noor
Baca Juga:
Komentar