Dua Penipu 115 Nasabah BRI Ditangkap

Jumat, 11 Januari 2019 19:04
Dua Penipu 115 Nasabah BRI Ditangkap
Didit Hariyadi /Alagraph

Suparman (30) dan Sudirman (34) warga Kabupaten Sidrap, Sulsel sudah menipu 115 nasabah BRI.

Alagraph.com, Makassar- Dua terduga kasus penupuan online tertangkap Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Kedua warga Kabupaten Sidrap yaitu Suparman (30) dan Sudirman (34). 

Pelaku terlibat tujuh sindikat penipu online yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) pusat. Hingga merugikan 115 nasabah dengan total Rp 1,4 miliar tersebar di berbagai daerah di Indonesia sejak Oktober 2018.

“Sudirman ini menyebar pesan pendek secara acak untuk pinjaman online,” ucap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Jumat (11/1/2019).

Dia bersama rekannya Sudirman menipu online dengan kedok perusahaan pembiayaan bernama Asia Finance.

Mereka menuntut korban agar mengisi data pribadinya.

“Satu orang Nursyam masih buron, dia bekerja sama dengan Suparman menjalankan aksinya,” tutur dia.

Mereka menjalankan aksi penipuan dengan membuat website palsu, namun mirip dengan aslinya.

Baca juga: WhatsApp dan Akun Facebook Wakil Dekan FISIP Unhas Dibajak

Baca juga: Penipuan Melalui WhatsApp Dilakukan Seorang Mahasiswa

Untuk menipu nasabah, Nursyam yang mengacak nomor korban. Selanjutnya menghubungi nasabah yang memiliki rekening BRI dan harus terdaftar di internet banking.

“Nasabah juga harus memiliki dana minimal 10 persen dari dana yang dipinjamkan,” Dicky menerangkan. 

Selanjutnya Nursyam mengirimi URL website palsu BRI dan meminta korban mengisi data-data pribadi seperti nomor PIN nasabah. Saat terekam pelaku dengan mudah mengambil isi rekening korban.

Baca juga: Di Balik ‘Pesona’ Kapolda Sulsel, Ada Kejanggalan Soal Kasus Korupsi

Baca juga: Kejanggalan Kejati Sulsel: Anggaran Tajam, Kinerja Tumpul

Adapun barang bukti yang diamankan yakni belasan unit modem, tujuh unit laptop, buki tabungan, dan handphone.

Selain Nursyam, polisi juga memburu pelaku lain seperti Iksan, Cambang, Ucing, dan Elma.

Akibat perbuatannya, mereka dikenakan Pasal 35 ayat 1 juncto Pasal 51, Pasal 28 ayat 1, Pasal 36 ayat 1 dan Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman pidana 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp 12 miliar. (Didit Hariyadi/Alagraph)

Penulis: Didit Hariyadi
Editor: Sriwidiah Rosalina Bst
Sumber: Alagraph

Tags: Nasabah BRI Bank Rakyat Indonesia (BRI) Polda Sulsel
Komentar