AG-user

Gurutta Faried Wadjedy: Hanya Niat Suci yang Bisa Bertahan

Sabtu, 20 Juni 2020 12:42
Gurutta Faried Wadjedy: Hanya Niat Suci yang Bisa Bertahan
AG-User (ABRAD)

Anregurutta Faried Wadjedy (kanan) saat menerima pengurus DDI Abrad: Muhammad Adlan dan Andi Taufiq Eka Putra, di kediaman Gurutta Faried, Rappokalling, Kota Makassar, Jumat (19/6/2020) sore.

Pekan ini pengurus Pondok Pesantren DDI Abrad Makassar melanjutkan safari mencari serak berkah dan wejangan para tokoh Darud Da'wah wal-Irsyad (DDI). Wejangan sebagai bekal dalam menjalankan roda Ponpes DDI Abrad yang insya Allaj tahun ini mulai beroperasi.

Baca juga: AGH Sanusi Baco Sebut Niat Pendiri Ponpes DDI Abrad Bagus

Kali ini pengurus Abrad menemui AGH Prof Faried Wadjedy, pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso. Kunjungan ke kediaman Anregurutta Faried di bilangan Rappokalling, Kota Makassar, Jumat (19/6/2020) sore.

Pengurus Ponpes Abrad diwakili oleh Andi Taufiq Eka Putra serta Muhammad Adlan, dan diterima langsung oleh Gurutta Faried, demikian sebutan akrab murid-murid beliau.

Gurutta Faried, putra almarhum KH Amberi Said Deng Palallo, mengapresiasi upaya pengurus mendirikan Ponpes DDI Abrad Makassar.

"Bagus sekali itu," kata punggawa pertama Kerukunan Keluarga Sulawesi (KKS) di Mesir (1977).

Gurutta kemudian bercerita tentang giat DDI dulu dan sekarang.

"Hanya niat suci yang bisa bertahan di tengah gelombang ujian," ucap anggota Majelis Syuyukh Pengurus Besar PB DDI itu kepada pengurus Abrad.

Pertemuan guru dan murid berlangsung hangat dan khidmat, diselingi candaan ringan dan cerita-cerita Gurutta ketika menimba ilmu di negeri Fir'aun, Mesir, hingga tak terasa sudah berlangsung lebih kurang tiga jam.

Sebelumnya, ketika masuk waktu maghrib dan isya, shalat berjamaah dipimpin langsung oleh Anregurutta.

Sesaat sebelum berpamitan, ketika jarum jam menunjuk pukul 20.10 WITA, Gurutta mengajak pengurus untuk santap malam bersama, Tattama' mabbura-bura olo ajak Gurutta dalam bahasa Bugis yang berarti "ayo kita makan dulu."
ABRAD

ABRAD

Pondok Pesantren
Tags: AGH Prof Dr Faried Wadjedy Ponpes DDI Abrad
Baca Juga:
Komentar