AG-user

AG-User

Hujan: Nikmat dan Bencana

Kamis, 8 November 2018 17:10
Hujan: Nikmat dan Bencana
Nurdin Amir/Alagraph

Pohon kota di jalan AP Pettarani tepatnya di dekat flyover mulai bersih. Pohon kota ini mulai ditebang sejak Sabtu, 19 Mei 2018 untuk pembangunan proyek tol layang pettarani. Proyek jalan tol layang dibangun untuk mengurai kemacetan di kawasan Panakkukang Makassar dan sekitarnya.

Alagraph.com- Hujan adalah nikmat Allah yang dicurahkan dari langit untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup di permukaan bumi.

Dengan hujan, petani menjadi legah sebab pasokan air buat sawah mereka tercukupi. Tanah menjadi subur, pohon-pohon pun tumbuh dan rindang. Hingga memberi ketentraman bagi berlangsungnya kehidupan makhluk ciptaan-Nya.

 Hujan juga dikategorikan dalam  hukum fiqih sebagai air suci lagi mensucikan. Juga dapat digunakan untuk bersuci.

Ilmuwan menjelaskan, air hujan adalah tetesan air hasil penyulingan yang dibuat oleh Allah SWT.

Air hujan menjadi pembersih dan pembasmi kotoran terbaik yang mampu mensterilkan bumi yang tercemar. Tentu masih banyak lagi manfaat dari dari hujan yang tak sempat penulis sisipkan dalam tulisan ini.

Namun seiring berjalannya waktu, pertumbuhan penduduk semakin pesat, hingga kebutuhan manusia pun semakin hari kian bertambah.

 Industri-industri mulai tumbuh pesat. Mulai dari industri kertas, industri kayu lapis, hingga industri pembangkit listrik. Dari industri kertas dan kayu lapis ini memicu terjadinya penebangan hutan hingga ribuan hektar.

Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) merilis data dari Global Forest Resources Assessment (FRA), Indonesia menempati peringkat kedua dunia tertinggi kehilangan hutan setelah Brasil yang berada di urutan pertama.(Kompas).

Akibatnya, di musim penghujanan, banjir mulai menyerang di berbagai wilayah seperti, Jakarta, Kota Serang, Kota Cilegon, Tangerang, Pati, Bojonegoro, Lamongan, Nganjuk, Sambas, Landak, Kutai Barat, hingga Kutai Kartanegara.

Sementara dari industri pembangkit listrik juga melepaskan berbagi zat berbahaya ke dalam lingkungan seperti sulfur dan nitrogen, yang diketahui dapat menyebabkan terjadinya Hujan asam, dan tentunya akan berujung pada gangguan kesehatan masyarakat yang terpapar.

Dari peristiwa tersebut hujan tidak lagi menjadi nikmat Allah yang membawa berkah melainkan mendatangkan bencana.

Ikbal Tehuayo

Ikbal Tehuayo

Penulis pinggiran
Komentar