Ini Alasan Mendikbud Soal Sistem Zonasi PPDB

Selasa, 26 Juni 2018 02:11
Ini Alasan Mendikbud Soal Sistem Zonasi PPDB
Kemdikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat menyampaikan taklimat tentang penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019, Senin (25/6/2018) di Jakarta.

Laporan Wartawan Alagraph, Widya

Alagraph.com- Tahun ini, pemerintah menerapkan aturan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang bertujuan untuk pemerataan kualitas pendidikan.

Sistem zonasi ini mewajibkan sekolah menerima calon peserta didik baru radius zona terdekat maksimal 90 persen dari total peserta didik yang akan diterima.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulis, Senin (25/6/2018) mengatakan aturan ini berdasarkan amanat pemerintah untuk mempercepat pemerataan pendidikan yang berkualitas.

"Memang tidak mungkin betul-betul semuanya berkualitas, tapi dengan upaya kita melakukan pemerataan ini, percepatan kualitas bisa segara dilaksanakan," kata Muhadjir. 

Baca juga: PPDB Dianggap Ribet karena Harus Legalisasi KK

Lebih spesifik, Muhadjir menyebut tujuan sistem zonasi ini beberapa diantaranya.

Pertama pemerataan akses ke sekolah, mendekatkan hubungan sekolah dengan hubungan keluarga, menghilangkan ekskluisitas dan diskriminasi khususnya sekolah negeri, serta mencegah menumpuknya sumber daya manusia yang berkualitas dalam satu wilayah atau sekolah tertentu.

"Seandainya masih ada seleksi, bukan dalam rangka membuat rangking anak-anak itu masuk sekolah tetapi seleksi penempatan," kata Muhadjir. (Widya/Alagraph)

Penulis: Sriwidiah Rosalina Bst
Editor: Ramdha Mawaddha
Sumber: Alagraph

Tags: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud PPDB
Baca Juga:
Komentar