Ketua ACC Berganti

Jurnalis Makassar Jempol Integritas Abdul Mutthalib, "Terima Kasih Pengabdiannya"

Kamis, 1 Agustus 2019 22:45
  • Jurnalis Makassar Jempol Integritas Abdul Mutthalib,
    Ist

    Ketua Badan Pekerja ACC Sulawesi Abdul Mutthalib

  • Jurnalis Makassar Jempol Integritas Abdul Mutthalib,
    Ilham Mangenre/Alagraph

    Ketua ACC Sulawesi periode 2019-2022, Abdul Kadir Wokanubun (baju kameja kuning kecoklatan, tengah)

  • Jurnalis Makassar Jempol Integritas Abdul Mutthalib,
    Ilo Mangenre/Alagraph

    Abdul Kadir Wokanubun (kiri) saat diwawancarai jurnalis Alagraph di kantor ACC Sulawesi, tahun lalu

Alagraph.com, Makassar - Nyali Badan Pekerja Anti Corruption Committee (BP ACC) Sulawesi di tangan Abdul Muthalib tak diragukan. Kalangan jurnalis dan praktisi hukum nasional mengakui, ACC memang patut dijempol.

Selama dua periode, Thalib sapaan Abdul Mutthalib, menggelorakan misi ACC melalui pendidikan antikorupsi, kampanye antikorupsi dan paling ekstrem: investigasi mafia hukum yang kerap membuat pelakunya bertekuk lutut.

"Kita patut apresiasi integritas Thalib memimpin ACC, itu bisa dipertaruhkan sampai detik ini. Beliau tidak sembarang mengambil sikap, selalu independen dan berkompeten membongkar kasus korupsi," kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Nurdin Amir, kepada alagraph.

Nurdin Amir juga menyebut komitmen Thalib menjaga profesionalitas ACC patut dicontoh, terutama generasi antikorupsi berikutnya.

"Demi menjaga ACC, beliau tidak pernah berafiliasi ke partai politik. Nah, untuk urusan pengusutan kasus korupsi, Thalib bersama anggota-anggotanya merdeka, independen, teman-teman wartawan tidak meragukan lagi hal ini. Untuk itu,  saya kira patut diperjuangkan dan dijaga ketua selanjutnya."


Jurnalis ANTARAnews Darwin Fatir terkesan sikap Thalib yang dekat kepada para jurnalis, pula integritas mantan ketua LBH Makassar tersebut.

"Enak berdiskusi dan kapanpun kami mudah konfirmasi beliau, tidak arogan. Juga tidak suka langsung judge orang, pasti beliau telusuri dulu. Ketika tim ACC sudah turun investigasi, lengkap data, baru beliau tunjukkan, oh ini benar atau salah," tutur Darwin.
Senada Nurdin Amir, Darwin menilai Thalib punya mental baja merawat muruah ACC sebagai lembaga antikorupsi.

"Kita apresiasi Thalib pantang menggadaikan ACC, tidak gegabah, tidak ada afiliasi partai politik. Integritas sebagai aktivis antikorupsi dijaga hingga ke orang-orangnya di ACC meniru sikap ini. Thalib sukses mencetak pemuda-pemuda antikorupsi," kata Darwin.

ACC Sulawesi lahir 28 Desember 1998. Pendiri Abraham Samad, ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015.

Abraham menilai Thalib mampu membangun sumber daya manusia berikut kinerja antikorupsi ACC, sehingga, "ACC sekarang lebih baik," katanya kepada wartawan di satu kafe di Jl Bau Mangga, Panakkukang, Makassar, Mei 2018.

Thalib, di mata para pengurus ACC, selalu menekankan komitmen dan integritas serta "tahan lapar".

"Banyak pengusutan kasus korupsi terhenti karena tidak tahan lapar alias tak tahan godaan, makanya integritas dan komitmen anak-anak ACC itu harus teruji. Kita tidak main-main soal itu," kata wakil Thalib, Abdul Kadir Wokanubun kepada penulis di banyak kesempatan diskusi di kantor ACC, Jl AP Pettarani, 2018.

Banyak hal yang patut jadi pelajaran dari masa kemimpinan Thalib. Kini misi pria pecinta kucing itu usai. Selanjutnya, Abdul Kadir Wokanubun terpilih sebagai direktur atau ketua BP ACC.

Rabu (31/7/2019), rapat ketua BP ACC Sulawesi periode 2019-2022 lancar-takzim, di Jl AP Pettarani, Kompleks Pettarani Center Blok A/17 Makassar.

Hadir dewan etik ACC Sulawesi: Prof Marwan Mas, Mappinawang, Thalib, Abdul Kadir, dan segenap pengurus BP ACC Sulawesi.

"Penetapan Abdul Kadir Wokanubun SH sebagai ketua Badan Pekerja ACC Sulawesi menggantikan Abdul Muttalib, SH ditetapkan secara demokratis, melalui musyawarah untuk mufakat oleh seluruh peserta rapat yang hadir," kata anggota BP ACC, Ali Asrawi Ramadhan dalam siaran pers-nya.

Hari ini, BP ACC Sulawesi berjalan sebagaimana mestinya, "sebagai lembaga non-pemerintah yang konsen terhadap isu-isu antikorupsi, terus bersama masyarakat dalam mengawal penegakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi dan terus berupaya mendorong transparansi dan akuntabilitas pemerintah," demikian penyampaian Ali.

Atas itu, secara tertulis, Thalib menyampaikan pesan dan ucapan terima kasih serta permohonan maaf kepada para jurnalis Makassar. berikut kata Abdul Muthalib.

Yth
Rekan-rekan jurnalis
Perkenankan saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan ta semua selama dua periode saya memimpin Anti Corruption Committee (ACC). 

Pemberantasan korupsi adalah kemustahilan tanpa dukungan rekan-rekan  jurnalis. Olehnya itu saya dan atas nama ACC sekali lagi mengucapkan TERIMA KASIH yang tak terhingga dan mohon dimaafkan jika selama ini terdapat ucapan dan tindakan saya yang mungkin menyinggung perasaan rekan-rekan.

Alhamdulillah perjuangan kita berantas korupsi tetap kita gelorakan bersama ketua BP ACC yang baru, saudara kita Abdul Kadir WK. Tentunya dukungan dan support rekan-rekan jurnalis tetap kami harapkan.

Selanjutnya saya akan tidak lagi di BP ACC. Namun, saya tetap menjadi bagian lembaga ini di dewan etik ACC. 

Salam Hormatku

Thalib

Para jurnalis membalas terima kasih pesan Thalib sekaligus menyambut ketua ACC Sulawesi yang baru, Kadir.

"Kami juga berterima kasih atas kerja sama Thalib selama ini dan selamat meneruskan perjuangan wahai adinda Kadir," kata jurnalis senior Tribun Timur, AS Kambie.

Ucapan terima kasih dari keluarga besar BP ACC Sulawesi kepada Abdul Mutthalib dan selamat kepada Abdul Kadir WK sebagai ketua ACC yang baru.
Begitu juga kami dari Alagraph mengucapkan, "terima kasih atas pengabdian Abdul Muthalib yang penuh integritas. Dan, selamat kepada generasi antikorupsi Abdul Kadir WK, ketua BP ACC Sulawesi 2019-2022."

Editor: Ilham Mangenre
Sumber: Alagraph & ACC

Tags: Abdul Mutthalib Abdul Kadir Wokanubun ACC Sulawesi KPK Anticorruption Committee (ACC) Sulawesi
Komentar