Home ยป Sains

Keunikan Lebah Wallace, Lebah Terbesar di Dunia

Jumat, 1 Maret 2019 15:29
Keunikan Lebah Wallace, Lebah Terbesar di Dunia
Ist

Lebah raksasa Wallace

Alagraph.com- Lebah raksasa Wallace atau Megachile Pluto memiliki kebiasaan unik dalam membuat sarang. Lebah betina Wallace akan menggunakan resin atau getah dari tanaman seperti Anisoptera thurifera untuk membuat sarang di dalam sarang rayap Microcerotermes amboinenses.

Lebah betina keluar masuk sarang mencari dan membawa resin yang dikumpulkan tersebut. Keunikannya masih belum banyak diketahui sehingga perlu penelitian lebih lanjut. 

Peneliti LIPI Sih Kahono menjelaskan, lebah raksasa Wallace adalah satu dari 456 jenis lebah yang ditemukan di Indonesia dan hanya ditemukan di sejumlah pulau di Maluku Utara.

Lebah Wallace hanya dijumpai dengan hitungan jari. Temuan lebah ini hanya diperoleh pada tahun 1863, 1951, 1953, 1981, 1991, dan terakhir 2019.

Baca juga: Penjelasan LIPI Tentang Penemuan Lebah Raksasa di Maluku Utara

Lebah Wallace merupakan jenis asli dan endemik dari Maluku Utara, namun belum ada yang disimpan di Museum Zoologicum Bogoriense sebagai pusat depositori nasional sekaligus museum zoologi terbesar di Asia Tenggara.

Koleksi yang diperoleh sejauh ini disimpan di museum besar dunia seperti di Inggris, Belanda, dan Amerika Serikat.

Meskipun mengumpulkan nektar, lebah ini tidak menghasilkan madu seperti lebah lainnya. lebah Wallace tidak mati setelah menyengat korbannya.

Peneliti dari Universitas Sydney Dr Simon Robson, yang baru saja menemukan lebah Wallace di hutan tropis Maluku Utara, menyebutkan bahwa lebah itu bisa menyengat sampai beberapa kali dan sengatannya tidak akan membunuh manusia.

"Sebenarnya jika ada lebih banyak lebah, kami justru mau disengat untuk merasakan seperti apa. Tapi karena hanya menemukan seekor, kami tak ingin mengganggu dan membuatnya kesal," kata Robson.

Karena jarang terlihat, para ilmuwan masih belum tahu banyak tentang lebah Wallace ini. Lebah raksasa Wallace juga memiliki dua pasang antena besar yang disebut mandibula di kepalanya.

Pakar entomologi Tim Heard, yang tidak terlibat dalam penemuan ini, mengatakan lebah Wallace mungkin penyerbuk utama untuk spesies pohon tertentu di pulau-pulau tempat ditemukannya. " Itu sangat mungkin, tapi kami tidak tahu itu. Kami benar-benar tidak tahu apa atau tanaman apa yang diserbuki," kata Heard, pakar lebah Australia di University of Sydney.

Terlepas dari ekologinya yang unik, Heard mengatakan lebah Wallace perlu dilindungi dari ancaman seperti penggundulan hutan untuk industri minyak sawit, yang marak di seluruh Indonesia.

Lebah Wallace betina panjangnya mencapai empat sentimeter dan panjang lidah sampai tiga sentimeter. Memiliki tubuh besar, bentangan sayapnya sampai enam sentimeter.

Ukuran lebah jantan lebih kecil dibanding ukuran lebah betina. Lebah jantan ukurannya kurang dari tiga sentimeter atau hanya satu inci. Lebah betina akan keluar masuk sarang rayap, mencari dan membawa resin untuk 'ruang pribadinya'. (*)

Penulis: Hardianti Jamal
Editor: Sriwidiah Rosalina Bst

Tags: Lebah Raksasa Wallace Lebah Terbesar Dunia LIPI
Baca Juga:
Komentar