Kiat-Kiat Hadapi Tsunami

Senin, 15 Oktober 2018 01:06
Kiat-Kiat Hadapi Tsunami
Instagram BMKG

Ilustrasi

Alagraph.com- Bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah bulan lalu.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (2/10/2018), sebanyak 2.010 warga meninggal dunia dan 671 dinyatakan hilang.

Gempa bumi dan tsunami bisa datang kapan saja, mengingat Indonesia berada di atas Cincin Api Pasifik atau Lingkaran Api Pasifik.

Dikutip Alagraph dari laman Wikipedia, dearah yang berada di atas lingkaran api berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 km. Daerah ini juga sering disebut sebagai sabuk gempa Pasifik.

Baca juga: Penjelasan BMKG Cara Menyikapi Gempa Bumi

Jika gempa bumi berpusat di dasar laut, memungkinkan terjadinya tsunami setelahnya. Bergantung pada kekuatan gempa yang ditimbulkan.

Seperti tsunami yang menerjang Kota Palu, Jumat (28/9/2018) adalah imbas dari gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang berpusat di 80 km Barat Laut Palu.


Untuk itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membagikan kita-kiat menghadapi gelombang tsunami melalui akun Instagram resmi Infobmkg.

Jika berada di tengah laut, bergeraklah ke tengah laut jangan ke arah pantai. Karena gelombang tsunami lebih tinggi di area pantai dibanding di tengah laut.


Apabila berada di pinggir pantai, berlarilah menjauhi pantai. Panjat bangunan tinggi atau pohon teerdekat. Tunggu sampai tsunami betul-betul surut.

Hindari berada di dekat sungai dan jembatan saat sungai menerjang, keran aliran tsunami lebih deras dan kuat di atas sungai.


Baca juga: Video Detik-Detik Tsunami Sapu Pantai Talise Palu

Tidak dianjurkan mengevakuasi diri menggunakan mobil karena akan sulit menembus orang-orang yang sudah memadati jalan.

Sibisa mungkin, tetaplah berada di atas permukaan air, gunakan benda-benda seperti batang pohon, ban bekas atau jeregen sebagai pelampung.

Sisihkan benda-benda berharga yang akan diselamatkan. Jangan membawa harta benda berlebih akan memperlambat kesigapan evakuasi. (Alagraph)

Editor: Sriwidiah Rosalina Bst
Sumber: Alagraph

Tags: Tsunami BMKG Mitigasi Bencana
Baca Juga:
Komentar