Mahasiswa UGM Bikin Aplikasi Okesayur, Berdayakan Pedagang Tradisional

Sabtu, 9 Maret 2019 14:28
Mahasiswa UGM Bikin Aplikasi Okesayur, Berdayakan Pedagang Tradisional
ugm.ac.id

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Nindi Kusuma Ningrum membuat aplikasi OkeSayur.

Alagraph.com- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Nindi Kusuma Ningrum membuat aplikasi OkeSayur untuk belanja sayur secara online.

Nindi membuat aplikasi OkeSayur karena prihatin terhadap eksistensi pasar tradisional yang semakin melemah karena perubahan gaya hidup modern.

Hadirnya aplikasi OkeSayur sebagai upaya pelestarian pasal lokal.

“OkeSayur hadir bukan hanya untuk membantu masyarakat dalam berbelanja sayur dan kebutuhan dapur. Namun, juga turut menjaga kelestarian pasar-pasar tradisional,” kata Nindi dikutip Alagraph dari laman ugm.ac.id.

Sayuran dan berbagai kebutuhan dapur yang ditawarkan diambil dari pasar tradisional yang berada di Yogyakarta dan Klaten.

OkeSayur sudah menggandeng 10 mitra pedagang dari pasar tradisional Kranggan dan Pasar Klaten.

Ada sekitar 150 produk yang terdiri dari sayur, buah, seafood, daging, bumbu dapur, dan produk organik.

“Ada 64 macam sayuran, 39 buah, 40-an jenis seafood, 20-an jenis lauk pauk, serta beberapa produk organik,” kata  mahasiswi Jurusan Teknologi Informasi Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik (DTETI FT) UGM ini.

Aplikasi yang dibuat pada akhir tahun 2017 silam ini awalnya baru menjangkau konsumen di daerah Klaten, Jawa Tengah. Namun, saat ini layanan telah meluas di Yogyakarta, Sleman, Bantul, serta Kulon Progo.

Aplikasi OkeSayur di Playstore.

Baca juga: Simak Aturan Baru Mendikbud untuk Daftar TK, SD, atau SMA/SMK

Aplikasi sudah tersedia di Playstore selain dapat mengunjungi laman okesayur.com dan pesan melalui WhatsApp.

Ketika ada pesanan yang masuk, mereka akan membelanjakan kebutuhan pelanggan di pasar tradisional kemudian menghantarkannya ke konsumen.

“Batas pemesanan maksimal jam 8 pagi untuk diantar hari itu juga. Apabila pesan dilakukan setelahnya maka barang belanjaan akan dikirim keesokan harinya,” kata Nindi.

Setiap pembeli bisa membayar belanjaan melalui sistem pembayaran transfer bank. Selain itu, juga dapat membayar langsung saat belanjaan tiba.

Pengembangan Aplikasi OkeSayur

Aplikasi OkeSayur dikembangkan Nindi bersama dengan Fadlan Hawali, Alvin Novandi, Silvia, Muhammad Fuad Husein dari DTETI FT, dan Donatus Yoga (Sekolah Vokasi), serta Losyiana Luh Jingga (Fisipol).

Lewat aplikasi ini juga berhasil menghantarkan mereka meraih juara 1 kategori pengembangan bisnis teknologi informasi dan komunikasi pada kompetisi nasional Gemastik 2018.

Nindi menyampaikan ke depan mereka berencana memperluas jangkauan layanan pelanggan tidak hanya di wilayah Yogyakarta dan Klaten saja. Namun, juga akan menjangkau pasar lokal di daerah-daerah pinggiran yang mampu dijangkau konsumen di berbagai daerah.

“Dengan begitu, OkeSayur tidak hanya memberikan manfaat bagi pedagang di pasar tradisional, tetapi juga bagi petani yang ingin menjual hasil pertaniannya secara lagsung ke konsumen tanpa melalui tengkulak,” kata Nindi. (*)

Editor: Sriwidiah Rosalina Bst

Tags: Aplikasi OkeSayur Mahasiswa UGM Nindi Kusuma Ningrum
Baca Juga:
Komentar