Menikmati Alam dari Jembatan Langit Helena Bantimurung

Minggu, 11 Maret 2018 15:48
Menikmati Alam dari Jembatan Langit Helena Bantimurung
( Handover )

Pengunjung berswafoto di Helena Sky Bridge, Maros

Laporan wartawan Alagraph, Ramdha 

Alagraph.com, Taman Nasional Bantimurung, memang memiliki pesona yang tak ada habisnya. Selain air terjun dan kupu-kupunya, ada satu lagi yang tak kalah keren, jembatan langit Helena. 

Dikenal dengan nama Helena Sky Bridge, jembatan ini berada di Bantimurung, Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Jembatan Helena mulai beroperasi sejak Januari 2017. Sejak itu, jembatan ini kian populer karena hasil jepretan di tempat ini sangat indah  dan instagramable.  

Nama Helena sendiri diambil dari spesies kupu-kupu khas Taman Nasional, yaitu Troides helena. Kupu-kupu besar ini berwarna hitam dan kuning.  

Ikon Helena Sky Bridge

Jembatan Helena setinggi 25 meter ini memang menyuguhkan keindahan bentang alam Maros. Pepohonan yang rimbun, juga batu karst yang mengelilingi tempat ini.

Sebelum berswafoto di jembatan, pengunjung harus berjalan sejauh 200 meter dari pintu masuk utama. 

Helena Sky Bridge

Pintu masuk utama berada di sebelah kiri kawasan Taman Nasional Bantimurung. 

Sebelum menaiki jembatan, pengunjung harus dibekali dengan perlengkapan keamana seperti webbing. 

Helena Sky Bridge

Berjalan di jembatan ini juga tak bisa sembarang, harus sesuai perintah petugas karena memiliki batas maksimum. 

Biasanya, jembatan ini hanya bisa memuat tak lebih dari lima orang. 

Bagi kamu yang suka jalan dan berfoto  unik, wajib coba ke jembatan langit Helena. 

Area ini terbuka setiap hari, pukul 08.00-17.00 Wita dengan tiket masuk Rp20.000. (Ramdha/Alagraph)


Penulis: Ramdha Mawaddha
Editor: Ramdha Mawaddha

Tags: Maros
Baca Juga:
Komentar