Lappa Laona

Menikmati Matahari Pagi di Ketinggian Lappa Laona Barru

Minggu, 11 November 2018 00:10
Menikmati Matahari Pagi di Ketinggian Lappa Laona Barru
Ramdha Mawaddha /Alagraph

Spot foto instagramable di Lappa Laona, Desa Harapan, Kecamatan Taneteriaja, Kabupaten Barru.

Alagraph.com- Pagi itu masih pukul 05.30 WITA, tapi cahaya matahari sudah menembus tenda tempat kami beristirahat pada Minggu pagi (27/10/2018).

Pagi yang sejuk. Tak ada asap kendaraan, suara bising. Di depan kami hanya hamparan hijau yang berembun.

Suasana di puncak gunung memang selalu menyenangkan. Kali ini di puncak Lappa Laona, Desa Harapan, Kecamatan Taneteriaja Kabupaten Barru.

Kami menghirup udara pagi dalam-dalam. Sayangnya kabut sudah kabur duluan. Hanya sinar matahari yang menghangatkan kami dan menghapus embun di rerumputan. 

Tak jauh dari kami, juga berjejer tenda-tenda yang menghabiskan malam di bukit hijau ini. Ya, tempat ini sedang jadi primadona para pelancong di Sulawesi Selatan.

Spot foto instagramable di Lappa Laona, Desa Harapan, Kecamatan Taneteriaja, Kabupaten Barru.

Baca juga: Nyamuk Membawa Keberuntungan

Lappa Laona bak negeri di atas awan kedua di Sulsel setelah Tana Toraja. Sore hari, kami melihat awan yang menutupi hamparan hutan dan permukiman warga. PAginya kami menikmati sinar mentari yang hangat.

Di sana tersedia hamparan rumput yang luas yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda. Di beberapa bagian, juga disediakan tempat-tempat yang didesain untuk berfoto.

Kami baru menjelajahi Lappa Laona sekitar pukul 06.00 pagi. Tenda kami tepat di sebelah bangunan gazebo yang unik yang juga menjadi ikon tempat ini.

Meski belum bisa dihuni, gazebo ini mirip tenda, tapi terbuat dari kayu dengan model yang unik.

Lappa Laona, Desa Harapan, Kecamatan Taneteriaja, Barru.
Spot foto instagramable di Lappa Laona, Desa Harapan, Kecamatan Taneteriaja, Kabupaten Barru.

Baca juga: Tidak Semua Ibu Baik

Di sebelahnya ada arena flying fox sepanjang 270 meter yang belum difungsikan.

Sedikit menanjak, kami menjupai dua spot foto di ketinggian. Keduanya adalah area berfoto yang sangat instagramable yang telah disiapkan.

Berada di ketinggian yang bersebelahan dengan jurang, berfoto di area ini harus hati-hati. Harus mematuhi rambu-rambu keamanan.   

Di beberapa titik, kami juga menjumpai Uno Stone atau susunan batu kecil yang tinggi. Area ini juga menjadi tempat favorit untuk berfoto. Sayang kami tak sempat menjepret di sana karena banyak orang yang mengambil gambar.

Spot foto instagramable di Lappa Laona, Desa Harapan, Kecamatan Taneteriaja, Kabupaten Barru.

Meskipun belum terawat penuh, tempat wisata ini cukup terkelola dengan baik oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kami hanya membayar uang retribusi parkir Rp 2.000 per motor saat masuk. Cukup murah bukan?

Di tengah-tengah bukit juga ada dua pedagang kaki lima yang menjajakan kebutuhan makanan untuk pengunjung. Harganya pun sangat bersahabat.

Kami sempat menyapa pengelola dan bercakap-cakap tentang pengembangan kawasan wisata ini.

Dari percakapan itu kami tahu, sudah banyak pelancong, terutama di akhir pekan yang mengunjungi tempat ini.

Kami juga ditunjukkan beberapa sarana yang kami butuhkan, seperti toilet dan sumber air bersih. Sayangnya di sana juga tengah kekurangan air bersih karena kemarau berkepanjangan tahun ini.

Matahari kian tinggi. Panas pun kian menyengat.  Kami memutuskan berkemas dan kembali ke Makassar.

Akses Jalan yang Cukup Menantang

Mengunjungi Lappa Laona cukup menantang bagi kami. Karena pengetahuan medan jalan yang minim, kami cukup kerepotan saat mengakses lokasi.

Berada di perbatasan Barru-Soppeng, masih butuh waktu kurang lebih satu jam untuk sampai. Selain jarang yang masih cukup jauh, kondisi jalan juga sangat tidak mendukung.

Di beberapa bagian, jalan ada yang beraspal dan beton. Hanya saja lebih banyak kondisi jalan berbatu yang menyulitkan kami mempercepat laju kendaraan. Bahkan sesekali kami harus turun dan memilih berjalan kaki saja.

Kata warga sekitar, pemerintah desa sudah merencanakan pembangunan akses jalan. Menunggu musim hujan untuk mendapatkan akses air. 

Tapi kami cukup terhibur selama perjalanan karena di beberapa lokasi ada hutan pinus yang sangat indah.

Hutan pinus di Desa Harapan, Kecamatan Taneteriaja, Kabupaten Barru.

Kami singgah sebentar dan mengabadikan gambar di hutan pinus saat perjalanan pulang.

Perjalanan yang menyenangkan. (Ramdha/Alagraph) 

Editor: Ramdha Mawaddha
Sumber: Alagraph

Tags: Lappa Laona Barru Traveling Travel
Komentar