AG-user

AG-User

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Unhas Buat Pembangkit Listrik dari Bahan Alami

Selasa, 11 Juni 2019 12:22
Peduli Lingkungan, Mahasiswa Unhas Buat Pembangkit Listrik dari Bahan Alami
AG-User (Wandi Janwar)

Dokumentasi Pribadi

Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungan sekitarnya, baik itu lingkungan alam maupun sosial. Seiring perkembangan teknologi di berbagai bidang dan jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya, kebutuhan akan energi tidak dapat lagi dihindarkan.

Saat ini, kebutuhan energi di Indonesia diperoleh dari konversi sumber energi fosil, yang memenuhi sekitar 90% kebutuhan energi nasional. Bahan bakar fosil tersebut merupakan sumber daya tak terbarukan, karena proses pembentukannya memerlukan waktu jutaan tahun.

Sehingga cadangan di alam akan habis jauh lebih cepat dari pada proses pembentukannya. Dari hal itu, dikhawatirkan jika tidak ditemukan sumber energi baru yang signifikan pada 2046 mendatang, maka Indonesia akan mengalami defisit energi.

Untuk itu  Penggunaan energi terbarukan menjadi tuntutan, bukan hanya sebagai upaya untuk mengurangi pemakaian energi fosil, melainkan juga untuk mewujudkan energi bersih atau ramah lingkungan. Di sisi lain Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis, sehingga hampir sepanjang tahun mendapat sinar matahari yang sangat memungkinkan penggunanaannya sebagai energi alternatif.

Menyadari potensi tersebut, mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang beranggotakan Ade Ilham Tamara K (Fisika), Andi Anugrah Caezar T (Fisika), dan Aisyanang Deng Ngai (Biologi), membuat sebuah inovasi dengan memanfaatkan bahan alami sebagai sumber energi terbarukan.

Pada penelitian ini, mereka ingin mengoptimalkan bahan alam yang ada sebagai sumber energi alternative, dengan cara menggunakan komoditas buah dan biofarmaka yang ketersediaannya melimpah. Beberapa jenis tanaman yang digunakan adalah daun mangga, kulit pisang dan jahe merah sebagai penyerap cahaya pada DSSC (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

“Untuk penelitian ini, kami gunakan beberapa jenis tumbuhan seperti daun mangga, pisang, dan jahe merah untuk membuat pembangkit listrik tenaga surya,”ujar Ilham, sapaan akrabnya sebagai Ketua Tim.

Lebih lanjut Ilham menjelaskan, pembangkit listrik yang mereka maksud adalah DSSC yang merupakan generasi ketiga dari pembangkit listrik tenaga surya. Tak hanya  itu, ketiga mahasiswa ini berharap inovasi yang mereka  kembangkan dapat berkontribusi nyata terhadap pemanfaatan sumber daya alam sebagai sumber energi.

“Selama ini sumber daya alam kurang termanfaatkan, padahal tersedia melimpah di sekitar kita. Sehingga dapat menjadi solusi yang dapat dikembangkan dalam rangka mewujudkan energi bersih atau ramah lingkungan,” tutupnya.

Wandi Janwar

Wandi Janwar

Mahasiswa Fisika Universitas Hasanuddin
Tags: Mahasiswa Unhas Unhas
Baca Juga:
Komentar