Seremonial di Lahan Reklamasi, Walhi Sulsel Sebut Pemprov Tak Peka

Sabtu, 17 Maret 2018 02:28
Seremonial di Lahan Reklamasi, Walhi Sulsel Sebut Pemprov Tak Peka
lainnya ( istimewa )

Puluhan aktivis Walhi Sulsel menggelar aksi protes penghentian reklamasi di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Jumat (16/3/2018) Siang.

Laporan wartawan Alagraph, M Chaidir Pratama

Alagraph.com, Makassar - Kepala Departeman Advokasi Walhi Sulsel, Muhammad Al Amien mengkritik pemprov Sulsel saat aksi di depan Kantor Gubernur, Jumat (16/3/2018).  

Ia menilai, Pemprov tidak peka dengan kondisi masyarakat di area reklamasi Center Point of Indonesia (CPI) karena terus melakukan seremonial di lokasi tersebut. 

Padahal kata Amien, aktivitas reklamasi itu sejak lama ditolak warga pesisir yang memiliki hak hidup di area reklamasi.

"Peresmian-peresmian di CPI merupakan simbolisasi bahwa pemerintah tidak mendengar aspirasi rakyat, tidak mendengar jeritan-jeritan nelayan diberbagai daerah," katanya. 

Puluhan aktivis Walhi Sulsel menggelar aksi protes di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Jumat (16/3/2018) Siang.

Baca juga: Walhi: Komoditas Sawit Jangan Dimasukkan dalam Perjanjian Perdagangan CEPA

Menurut Amien, tindakan Pemprov ini sangat mencederai hak ratusan rakyat,  khususnya nelayan yang sumber penghidupannya ada di laut.

Ia pun mendesak penghentian aktivitas reklamasi CPI. 

"Seharusnya pemerintah menghentikan seluruh kegiatan reklamasi yang ada di kawasan pesisir," katanya. 

Amien juga menuntut penghentian alokasi ruang tambang dan pasir laut yang merupakan rangkaian dari Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K).

Baca juga: Konsolidasi Nasional Antikorupsi, ACC Libatkan Organisasi Region Kawasan Timur Indonesia

Penelitian Walhi Sulsel dalam dua bulan terakhir mencatat enam desa di Kecamatan Galesong Raya, Takalar mengalami kerusakan parah akibat galian tambang pasir laut yang dikeruk untuk reklamasi.

Selain itu, ditemukan 80 persen pendapatan nelayan Galesong turun drastis sejak reklamasi tersebut. 

"Ini menunjukkan kegiatan reklamasi CPI  tidak memberikan manfaat baik bagi rakyat khususnya nelayan. Bahkan memperlihatkan penderitaan nelayan di pesisir," ujarnya. (M Chaidir Pratama/Alagraph)

Penulis: M Chaidir Pratama
Editor: Ramdha Mawaddha

Tags: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Center Point of Indonesia Kota Makassar Takalar
Baca Juga:
Komentar