Tambahan 10 Ribu Kuota Haji Prioritaskan Jemaah Lansia

Jumat, 26 April 2019 20:19
Tambahan 10 Ribu Kuota Haji Prioritaskan Jemaah Lansia
Ist

Ilustrasi jemaah haji lansia.

Alagraph.com- Pemerintah Arab Saudi menambahkan 10 ribu kuota haji untuk Indonesia tahun ini.

Penambahan kuota haji disampakan Raja Salman kepada Presiden Joko Widodo di istana pribadi raja di Riyadh, Minggu (14/4/2019).

"Kepada sang penjaga dua kota suci, saya menyampaikan apresiasi dari masyarakat Indonesia atas diberikannya kuota tambahan kembali sebesar 10.000 bagi jamaah haji kita. Indonesia dan Arab Saudi juga akan terus meningkatkan kerja sama ekonomi, terutama di bidang energi dan pariwisata," tulis Jokowi melalui akun Instagram pribadinya.

Kementerian Agama memprioritaskan jemaah lansia untuk tambahan 10 ribu kuota haji.

Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan pesiapan pelaksanaan penambahan 10 ribu kuota haji yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Hadir dalam rapat Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis dan jajarannya.

Sejumlah poin materi rapat yang dibahas di antaranya prioritas terhadap calon jemaah haji lanjut usia (lansia), distribusi proporsional masing-masing provinsi perkeloter hingga penambahan petugas haji yang direkrut di luar 10 ribu jemaah haji tambahan pada tahun ini. 

"Jemaah lansia harus menjadi prioritas penambahan kuota haji tahun ini. Saya minta Kanwil dan Kankemenag  proaktif 'menjemput bola', khususnya memberitahu kepada jemaah haji lansia yang mayoritas berada di daerah pedalaman dan terpencil di Indonesia. Saat inilah kita memprioritaskan jemaah lansia," kata Menag Lukman dikutip dari laman kemenag.go.id.

Baca juga: Ini 12 Aturan Baru Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah

Baca juga: Sidang Isbat Awal Ramadan 1140 H Digelar Kemanag 5 Mei 2019

Menurut Menag kuota penambahan tahun 2019 berdasarkan masa tunggu pada masing-masing provinsi.

Dari rapat tersebut terungkap bila masa tunggu haji paling lama atau di atas 30 tahun yaitu Provinsi Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan. 

Penambahan 10 ribu kuota haji, lanjut Menag, terjadi di akhir persiapan. Ini berdampak pada konfigurasi pengkloteran yang harus dipersiapkan agar bisa optimal dan maksimal.

Dampak lainnya terkait penempatan dengan sistem zonasi yang memerlukan kebijakan untuk menghasilkan pembagian distribusi di setiap provinsi secara merata berdasarkan masa tunggu.

Hasil rapat ini nantinya akan dibahas bersama DPR, BPKH dan kementerian/lembaga terkait untuk mensukseskan penambahan 10 ribu kuota pada musim haji tahun ini. (*)

Editor: Sriwidiah Rosalina Bst

Tags: Haji 2019 Jemaah Haji Lansia Kemenag
Baca Juga:
Komentar